2016/04/16

Objek Wisata Religi Di Palembang

Kita tau Palembang bukan hanya kaya dengan aneka ragam tradisi dan makanan Tradisional Namun masih banyak lagi yang perlu anda lakukan jika ke Kota Pempek ini salah satu nya mengunjungi Objek Wisata. Objek Wisata di Palembang Yang akan di bahas kali ini Objek Wisata Religi di Palembang

1.Masjid Cheng ho


Hasil gambar untuk mesjid cengho palembang

Masjid Cheng Hoo Palembang sebenarnya bernama Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang adalah Masjid bernuansa Muslim Tionghoa yang
berlokasi di Jakabaring Palembang. Masjid ini didirikan atas prakarsa para sespuh, penasehat, pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumsel, dan serta tokoh masyarakat Tionghoa di sekitar Palembang.Mesjid yang didirikan warga keturunan ini juga memiliki imam baru yang sudah hafal 30 juz dari kitab suci umat Islam, Al-Quran yaitu Choirul Rizal.
Selain itu, Mesjid yang dibangun dengan perpaduan unsur Cina, melayu, dan nusantara ini sudah menyelesaikan beberapa bagian masjid seperti rumah imam, pagar sekeliling, dan mengaktifkan Tempat Pendidikan Al-Quran untuk anak-anak secara gratis. Read More

2.Masjid Agung

Hasil gambar untuk masjid agung palembang



Masjid Agung pada mulanya disebut Masjid Sultan. Perletakan batu pertama pada tahun 1738, dan peresmiannya pada hari Senen tanggal 28 Jumadil Awal 115 H atau 26 Mei 1748. Masjid Agung didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang dikenal pula dengan Jayo Wikramo (tahun 1724-1758). Masjid Agung Palembang bagian dari peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam, dan menjadi salah satu masjid tertua di Kota Palembang. Masjid ini berada di utara Istana Kesultanan Palembang, di belakang Benteng Kuto Besak yang berdekatan dengan aliran sungai Musi. Secara administratif, berada di Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, tepat di pertemuan Jalan Merdeka dan Jalan Sudirman, pusat Kota Palembang. Read More

3.Al-Quran Raksasa
Hasil gambar untuk alquran palembang




Al Quran Al-Akbar atau yang juga sering disebut Al Quran Raksasa yang berada di kota Palembang beralamat di di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir ala khas Palembang dalam lembar kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang Rp 2 miliar, dimana masing-masing lembar ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter.
 Read More
 
4.Asrama Haji


Hasil gambar untuk asrama haji palembang


Asrama haji Palembang merupakan tempat pemeriksaan terakhir bagi jemaah haji sebelum berangkat ke bandara SMB II Palembang, setiap tahun jemaah haji asal sumatera selatan memadati tempat ini terutama saat musim haji. Wilayah Sumatera selatan yang secara geografis terdiri banyak desa-desa membuat asrama Haji berfungsi sebagai tempat penginapan sementara para jemaah haji dari daerah.

Bangunan Asrama haji palembang yang berdiri megah dengan 40 kamar  bisa menampung banyaknya jemaah haji asal sumatera selatan. selain itu juga berfungsi sebagai pusat kegiatan dakwah islam, seperti seminar, workshop dan lain sebagainya. Rencana nya Asrama haji yang terletak di Jln. Ko.H. Burlian No. 63 ini akan di rubah menjadi objek wisata yang bernuansa Arab.

5.Kampung Al-Munawar

Hasil gambar untuk kampung al munawar palembang


Kampung Al-Munawar atau yang sering disebut Kampong Arab. yang letak nya berada di daerah 13 Ulu sering membuat kampung ini disebut dengan nama lain Kampong 13 Ulu atau Kampong Arab 13 Ulu. Sebagian dari rumah itu berarsitektur limas seperti rumah Habib Absurrahman dan sebagian lagi telah mendapat sentuhan Timur Tengah dan Eropa. Ini juga terlihat dari bentuk tangga, baik tangga di luar rumah maupun di dalam. Tangga ini dibuat sedemikian rupa, ada rumah yang tangganya berukir biasa, menyerupai bentuk kotak dengan sayatan pada empat sisi di atasnya sehingga, bentuknya sekilas menyerupai limas sekilas dapat menyerupai bentuk puncak menara masjid bergaya Turki.

 


6.Makam Kawah Tengkurap

Hasil gambar untuk makam kawah tengkurep


Kompleks Pemakaman ini sekarang masuk dalam kawasan Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Berdasarkan catatan lama, pemakaman ini dibangun tahun 1728 M atas perintah Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo (wafat tahun 1756 M), setelah pembangunan Kompleks Makam atau Gubah Talang Kerangga (30 Ilir). Nama kawah tekurep diambil dari bentuk cungkup (kubah) yang menyerupai kawah ditengkurapkan (Palembang: tekurep). Jika diukur dari tepian Sungai Musi, kompleks makam ini berjarak sekitar 100 meter dari sungai.


  
Itu merupakan Objek Wisata Religi Di kota Palembang yang wajib di kunjungi mungkin masih banyak yang lainnya 


EmoticonEmoticon